Jika kita menyerah dalam mengejar apa yang kita inginkan, itu artinya kita membenarkan perkataan orang-orang yang meremehkan kita dan menganggap kita tidak bisa mencapai apa-apa
Kamu boleh nangis karena beratnya proses, tapi ingatlah satu hal, Tuhan tidak membawamu sejauh ini hanya untuk gagal!
Whatever will be, will be. The future is not ours to see. Don't worry, if it's supposed to happen, it will.
Jangan menyerah dulu, mungkin saja Allah sedang menuntun langkahmu menuju pengabulan do'a-do'a yang selama ini kamu panjatkan.
Jangan tergesah-gesah mengklaim hidupmu yang paling menderita. Bisa jadi, kamu masih dalam kategori manusia yang beruntung dibandingkan mereka yang ada di luaran sana
Tidak punya kemauan termasuk hal yang membahayakan. Jadi orang harus punya kemauan untuk membawa manusia ini maju, bukan langkah menuju kemunduran dengan dalih lillahi ta'ala
Lingkungan bisa jadi pupuk, bisa jadi racun. Tapi tujuan hidup—itulah akar yang membuat kita tetap berdiri.
Kalau kamu gagal pada awalnya, apapun yang terjadi: jangan pernah putus asa dan jangan pernah kehilangan keberanian
Masa muda merupakan masa merekah-merekahnya bunga, manfaatkan momentum itu dengan sebaiknya
Cara terbaik menikmati hidup… bukan dengan membuat semua orang kagum, tapi dengan tidak kehilangan dirimu sendiri saat dunia terlalu bising. Bukan dengan mengumpulkan banyak, tapi dengan belajar merasa cukup. Bukan dengan lari dari luka, tapi dengan duduk sebentar, dan berkata lirih, “Aku tidak apa-apa. Aku sedang belajar.” Hidup bukan perlombaan. Kamu tidak harus tiba paling cepat, tidak perlu menang paling banyak. Cukup pulang dengan utuh, dan bisa berkata: “Aku bahagia jadi diriku.”